18 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Dari Kampus Membangun Gerakan Pemilu Tanpa Kecurangan


Dari Kampus Membangun Gerakan Pemilu Tanpa Kecurangan
KPU Goes to Campus yang pertama dilaksanakan di STIE Nusantara Sangatta, Kabupaten Kutim, Senin (8/9/2018). (Ist)

KLIKSANGATTA.COM - KPU Kabupaten Kutai Timur mengajak seluruh mahasiswa untuk membangun gerakan anti golput. Gerakan ini dimaksudkan membangun kesadaran seluruh lapisan masyarakat, terutama di lingkungan kampus untuk menggunakan hak pliihnya pada Pilpres/Pileg 17 April 2019 menantang.

"Tingkat partisipasi kita dari pemilu ke pemilu di Kutai Timur mengalami tren yang menurun. Karena itu, semua elemen masyarakat terutama kalangan mahasiswa dapat menggerakkan masyarakat di lingkungannya untuk bersama sama menggunakan hak pilihnya. Hindari politik uang, lawan politik transaksional," kata Anggota KPU Kutai Timur, Sayuti Ibrahim saat menggelar Sosialisasi Pemilu 2019 di Kampus STIE Nusantara, Sangatta Pukul 20.00 WITA, Senin (8/10) lalu.

Kegiatan yang dikemas melalui program KPU Goes to Campus itu diikuti 50 mahasiswa.
Pada kesempatan itu, Sayuti memaparkan tentang materi kepemiluan dan pendidikan pemilih. Ia berharap mahasiswa untuk membangun kepeduliannya terhadap pelaksanaan Pemilu.

"Mahasiswa sebagai penggerak yang mampu menjaga idealismenya harus ikut mengawal proses demokrasi ini agar Pemilu nanti tanpa diwarnai kecurangan, politik uang, hoax dan politisasi SARA. Gerakan ini harus dibangun dari dalam kampus," kata komisioner yang akrab disapa Uthe.

Sedangkan Pengurus BEM STIE Nusantara, Awaluddin mengatakan pihaknya sangat senang dengan adanya kegiatan KPU masuk kampus mengadakan sosialisasi kepemiluan kepada mahasiswa. "Kami sebagai mahasiswa senang sekali karena KPU sudah mau datang di kampus kami untuk berbagi ilmu tentang kepemiluan. Kami minta KPU agar melakukan sosialisasi ke masyarakat lebih massif lagi agar tingkat partisipasi pemilih di Pemilu nanti bisa mencapai angka maksimal," harapnya.

Demikian pula, dosen STIE Nusantara, Ruslan menilai kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa terutama bagi mereka yang belum pernah menggunakan hak pilih. "Sosialisasi dengan menyasar segmen pemilih pemula dan pemilih muda di lingkungan kampus sangat tepat. Karena dengan kegiatan ini mahasiswa tentu dapat memahami pentingnya Pemilu dalam negara demokrasi. Sehingga semua pihak harus mendukung penyelenggaraan Pemilu ini dengan menggunakan hak pilih di TPS nanti," tegasnya.

Kegiatan ini dibuka Ketua Unit Penjaminan Mutu Internal (UPMI) Andi Mursalim.SE.M.Si mewakili Ketua STIE Nusantara yang berhalangan hadir. (*)

Reporter : Imran R Sahara    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0