19 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Dalami Pungutan PKL EXPO Kutim, Ini Penjelasan Kepolisian


Dalami Pungutan PKL EXPO Kutim, Ini Penjelasan Kepolisian
Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Yuliansyah. (Dok KLIK)

KLIKSANGATTA.COM – Polres Kutim membenarkan pihaknya tengah mendalami soal penarikan biaya sewa kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di lapak-lapak pada EXPO HUT ke-19 Kutim di Graha EXPO Kutim.

Namun, Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Yuliansyah mencoba meluruskan jika pungutan tersebut bukan pelanggaran atau ilegal karena masih sedang ditelusuri. Sebelumnya, muncul dugaan adanya pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum panitia.

“Dari keterangan yang kita ambil, sampai saat ini penarikan itu legal lah rasanya,” terang Yuliansyah, Kamis 11 Oktober 2019.

Ia membenarkan kepolisian sempat meminta keterangan dari pihak terlibat. Diperoleh informasi pungutan tersebut telah disepakati pihak panitia yang bersama sejumlah instansi pemerintah terkait dalam rapat koordinasi persiapan HUT ke-19 Kabupaten Kutim.

“Dari hasil inventarisir yang kita lakukan, memang sebelumnya ada kesepakatan dalam rapat forum kemarin, untuk nominal sendiri sudah pas lah dari pembiayaan,” tuturnya.

Dijelaskan, uang pungutan dari PKL sebesar Rp 1,5 juta dan pungutan per hari dari Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu dan dipergunakan untuk biaya tambahan selama kegiatan. Panitia mengaku tidak ada anggaran yang disiapkan sehingga hasil pungutan digunakan untuk membiayai sejumlah operasional seperti air dan listrik, ia menambahkan.

“Jadi tidak ada yang ditangkap, kita cuma menginventarisir bener gak ada pungli. Makanya kita panggil pihak panitia, ada dua orang yang kita panggil. Cuma saja kesepakatan itu belum dibuat,” jelas Yuliansyah.

Dengan kata lain, kesepakatan yang diambil bersama panitia itu belum dibuat dalam surat keputusan sampai munculnya dugaan pungli tersebut. Dampaknya, sejumlah pedagang tidak mengetahui jika ada aturan yang mengharuskan pedagang membayar biaya sewa selama kegiatan itu.

Yuliansyah menambahkan, pihaknya tidak akan lepas tangan terkait adanya pungutan dan akan terus mengawasi hasil pungutan uang oleh pihak panitia. “Kita juga gak lepas tangan. Kita masih terus awasi apakah nominal pungutan sesuai dengan penggunaanya, jika tidak kita akan proses,” tegasnya. (*)

Reporter : Ardhan Ahmad    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0