19 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Fraksi NAP: Pembangunan Merata Atasi Kesenjangan Jadi Tugas Pemerinah Tahun Depan


Fraksi NAP: Pembangunan Merata Atasi Kesenjangan Jadi Tugas Pemerinah Tahun Depan
Anggota DPRD Kutim dari Fraksi NAP Herlang saat membacakan pandangan fraksinya. (Foto: Sukriadi)

KLIKSANGATTA.COM – Tahun depan diharap bisa lebih baik. Pemkab Kutai Timur dan DPRD terus mematangkan struktur APBD 2019. Herlang, selaku Ketua Fraksi Nurani Amanat Persatuan (NAP) DPRD Kutim meminta agar pemerintah lebih fokus lagi dalam mengatasi kesenjangan pembangunan di Kutim.

Herlang mengatakan, pembangunan di Kutim selama ini masih ada kesenjangan yang belum kunjung teratasi secara menyeluruh. Namun harus diakui, upaya kepala daerah sejauh ini sudah cukup baik dan terlihat banyak kemajuan.

"Kami harus menyetujui apa yang telah dibahas dan dimatangkan dalam RAPBD Kutim 2019. Dengan anggaran yang sudah ditaksir, pembiayaan di tahun depan semoga saja lebih baik," ungkap Herlang, usai rapat paripurna di Sekretariat DPRD Kutim, Komplek Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Kamis (15/11).

Dia menjelaskan, seperti yang telah disetujui dalam rapat paripurna tersebut, struktur APBD 2019 yakni berupa pendapatan sebesar Rp 2,9 triliun, belanja 2,7 triliun, dan pembiayaan Rp 136 miliar. Hal ini berdasarkan neraca, berarti mengalami surplus.

"Sehubungan itu, pemkab perlu identifikasi program skala prioritas APBD 2019, supaya lebih efektif dalam mengerjakan belanja langsung dan belanja tidak langsung," imbuh Herlang yang juga merupakan anggota komisi D itu.
Yang jelas, ujar dia, pemkab perlu terus berupaya mengatasi kesenjangan dalam kemampuan membiayai pembangunan.

"Pemkab agar tetap berupaya adil dan merata yang berkesinambungan," imbuhnya.

Dia mengingatkan, pemkab maupun DPRD, jangan tersulut emosi bila sesekali terjadi perbedaan dalam proses pematangan APBD 2019. "Yakinlah, itu bentuk keseriusan dan tanggungjawab kita untuk meningkatkan daya guna dan berhasil guna dalam merancang APBD 2019,"pungkasnya. (*)

Reporter : Sukriadi    Editor : Andi Marta



Comments

comments


Komentar: 0