19 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

DPRD Kutim: Ada Kenaikan Gaji TK2D dalam APBD 2019


DPRD Kutim: Ada Kenaikan Gaji TK2D dalam APBD 2019
Penandantangan RAPBD Kutim Tahun Anggaran 2019 untuk menjadi Perda dalam Sidang Paripurna DPRD Kutim, Kamis (14/11/2018). (Foto: Imran)

KLIKSANGATTA.COM - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kutai Timur (Kutim) Tahun Anggaran 2019 disetujui Fraksi-Fraksi DPRD Kutim untuk disahkan sebagai Peraturan Daerah (Perda), Kamis, 15 November 2018.

Tujuh fraksi-fraksi di DPRD Kutim dalam Paripurna ke-38 tentang pandangan akhir dewan menerima pengesahan RAPBD Kutim Tahun Anggaran 2019, sebesar Rp 2,9 Triliun.

Sejumlah catatan strategis pun disampaikan masing-masing juru bicara fraksi untuk diperhatikan dan ditindaklanjuti jajaran pemerintah daerah, diantaranya pelunasan hutang kepada pihak ketiga, peningkatan gaji Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D), pembayaran insentif pegawai tepat waktu dan tidak berkurang, serta alokasi dana desa.

Secara umum seluruh fraksi menekankan agar alokasi penganggaran harus berdasarkan skala prioritas dengan tetap berprinsip pada efisiensi anggaran yang sesuai dengan peaturan dan perundang-undangan yang berlaku. RAPBD yang diproeksikan sebesar Rp 2,9 Triliun, terdiri dari Rp 121 Miliar PAD, Rp 2 Triliun dana perimbangan, serta Rp 760 Miliar pendapatan lain-lain yang sah.

Paripurna DPRD dengan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap RAPBD Kutim Tahun Anggaran 2019 dipimpin Ketua DPRD Kutim Mahyunadi dan dihadiri 29 anggota DPRD lainnya di Gedung DPRD Kutim, Bukit Pelangi. Bupati Kutim Ismunandar bersama Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang juga hadir langsung mewakili pemerintah daerah.

Mahyunadi dalam kesempatan itu menanggapi ihwal gaji honorer yang disesuaikan dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK). Meski dalam pembahannya di dewan berlangsung alot, namun akhirnya seluruh fraksi sepakat adanya kenaikan penghasilan bagi Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) setara dengan UMK.

"Saya paling berkeras gaji TK2D setandar UMK. Karena dzolim namanya jika gaji PNS tinggi-tinggi, namun TK2D yang bersebelahan meja jauh sekali pendapatannya," ujarnya.

Diketahui, UMK Kutim untuk tahun 2018 sebesar Rp 2,7 Juta. Sementara untuk UMK Tahun 2019 masih dalam tahap pembahasan. Namun, jika berkaca dari beberapa tahun belakangan selalu mengalami kenaikan hingga 8 Persen. Sedangkan untuk gaji TK2D saat ini untuk lulusan SMA sederajat hanya Rp 900 Ribu, dan lulusan Sarjana Rp 1,2 Juta. Upah ini dinilai tidak manusiawi, terlebih pembayarannya selalu tertunda.

"Untuk itu, andai peraturan terkait Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tidak jadi dilaksanakan di Kutim, namun dipastikan gaji TK2D untuk 2019 aman. Lantaran telah masuk dalam APBD Kutim sebesar Rp 136 Miliar untuk satu tahun," katanya.

Sementara, Bupati Kutim Ismunandar dalam kesempatan itu menyambut baik usulan dewan terkait dengan gaji TK2D. Namun, Badan Kepegawaian dan Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) dan BPKAD harus terlebih dahulu menyusun formulasi dan teknisnya dengan memperhatikan kinerja, masa kerja dan jenjang pendidikan serta beban kerja. Tim akan menyusun formula yang tepat dan adil dengan mempertimbangkan masa kerja, kinerja dan juga pendidikan utamanya TK2D yang sudah mengabdi lebih dari 10 tahun.

"Tahun depan ada kenaikan gaji, namun besarannya akan disesuaikan dengan masa kerja dan kinerja setiap TK2D. Bagi yang telah mengabdi hingga 10 tahun ke atas, akan ada pertimbangan disesuaikan dengan UMK Kutim 2019 sebagai bentuk penghargaan," katanya.

Terkait dengan hutang pemerintah daerah, Ismunandar mengatakan sudah menginstruksikan kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk segera dilunasi. Kepada Dinas Pekerjaan Umum diminta segera menyusun SPM untuk diajukan ke BPKAD agar diawal tahun setelah ada kucuran dana dari pusat langsung dilunasi.

"Tahun depan (2019) paling lambat triwulan pertama seluruh hutang sudah lunas," jelasnya. (*)

Reporter : Imran R Sahara    Editor : Andi Marta



Comments

comments


Komentar: 0