23 Maret 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Proyek Belum Dibayar, Kontraktor Teriak Tuntut Keadilan


Proyek Belum Dibayar, Kontraktor Teriak Tuntut Keadilan
Suasana Kantor BPKAD Kutai Timur ketika didatangi puluhan kontraktor yang menuntut pembayaran pekerjaan. (Ist)

KLIKSANGATTA.COM - Puluhan kontraktor mendatangi kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Mereka berunjuk rasa menuntut pemerintah daerah agar segera melakukan pembayaran proyek yang pengerjaannya disebut telah rampung.
                                  
Aksi unjuk rasa yang memprotes kinerja pemerintahan daerah dalam melakukan pembayaran pekerjaan dan pengelolaan keuangan itu, menyerukan tentang semua kegiatan sudah terakomdir secara legal, melalui administrasi yang tepat sesuai hukum yang ada.

"Surat perintah membayar (SPM) kegiatan telah terbit, namun hanya menumpuk di Kantor BPKAD. Padahal secara hukum, bila kegiatan sudah terbit SPM-nya, maka pemerintah wajib membayarnya," ujar Makmur MHD, mewakili lontraktor lainnya, Jumat, 28 Desember 2018 kemarin.

Bahkan, lanjut dia, masih ada kontraktor yang belum terbayar dalam kegiatannya yang telah masuk sejak 2017, dan telah lama selesai. "Mereka berjanji akan dibayar 2018, tapi sampai akhir tahun tak ada pembayaran," kata Makmur.

Dia mengatakan, permasalahannya adalah ketidakadilan. "Masalahnya kalau terlambat mengerjakan proyek, kami didenda bahkan di-blacklist. Tapi giliran diminta membayar, pemkab susah ditagih, makanya kami unjuk rasa saja," jelasnya.

Terpisah, Bupati Kutim Ismunandar mengatakan jika persoalan tersebut memang tengah menjadi perhatian. Dia pun berjanji untuk segera mengatasi persoalan dan mengecek pembayaran kegiatan berdasarkan dana yang tertuang di Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

"Jadi mau saya cek ke TAPD (tim anggaran pemerintah daerah) dulu, yaitu ke Ketua TAPD Sekkab Irawansyah," tutur Ismunandar. (*)

Reporter : Imran R Sahara    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0