27 Mei 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

231 CPNS Kutim Terima SK Penerimaan Seleksi 2018


231 CPNS Kutim Terima SK Penerimaan Seleksi 2018
Ratusan CPNS Kutim yang menjalani seremoni penyerahan SK CPNS hasil penerimaan tahun 2018. (Foto: Imran)

KLIKSANGATTA.COM - Sebanyak 231 calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menerima surat keputusan (SK) pengangkatan 80 persen sebagai abdi negara di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi, Jumat, 04 April 2019.

Penyerahan SK CPNS hasil penerimaan 2018 itu berlangsung dalam susana kegembiraaan. Raut wajah bahagia seluruh calon abdi negara muda ini terlihat saat menerima SK CPNS mereka.

Kepala Bidang Mutasi Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim, Misliansyah mengatakan, jumlah penerima SK pengangkatan CPNS tersebut sebanyak 231 orang yang terdiri dari 90 orang tenaga guru, 81 tenaga kesehatan dan 60 tenaga teknis. Dari jumlah yang lulus tersebut sebanyak 105 orang atau 45 persen, merupakan Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D).

"SK-nya 80 persen dan masih tahap percobaan. Jadi selama satu tahun itu mereka harus menunjukan pengabdiannya, tidak boleh melanggar pidana atau hal yang semacamnya," ujarnya.

Dia mengatakan, kegiatan pengadaan CPNS Formasi telah dimulai sejak 26 September hingga 8 desember 2018 dimana Pemkab Kutim mendapatkan formasi sejumlah 243 dengan tahapan pendaftaran yang telah diikuti sejumlah 4.484 peserta yang lolos berkas. Namun, hanya 3.439 peserta yang dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti SKD dan hanya 481 peserta yang lolos SKD kemudian mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Dari jumlah tersebut telah ditetapkan sebanyak 231 peserta yang lolos seleksi SKD maupun SKD dan saat ini telah mendapatkan NIP dari BKN.

"Hanya saja, ada 12 formasi yang tidak bisa terpenuhi, selain 8 formasi yang memang tidak memiliki pelamar, 4 formasi lainya yakni 2 formasi yang pesertanya tidak lulus passing grade dan 2 tidak memenuhi rengking penilaian," jelas Misliansyah.

Sementara, Sekretaris BKD Kutim, Rudi Baswan yang dalam laporannya menerangkan tentang titah Bupati Kutim Ismunandar itu mengatakan bahwa CPNS yang ada harus mampu memahami etika, tugas dan kewajiban sebaigai abdi negara, baik tugas keseharian maupun dalam sosial kemasyarakatan.

"Seorang ASN tdk hanya mampu membawa etika dirinya tapi ASN adalah cerimanan pemerintah. Jaga marwah pemerintah Kabupaten Kutai Timur, berikan pelayanan terbaik dan berikan karya yang terbaik," tuturnya.

Dia mengingatan agar seluruh CPNS juga harus segera memahami apa yang sudah menjadi visi misi kepala daerah. Sebab, CPNS akan masuk pada satuan perangkat daerah yang diharapkan selaras dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

"Pesan bupati anda terpilih secara transparan dan ingin benar-benar bekerja sesuai formasi dan topoksi yang ada. jadi jangan ada yang pindah formasi, utamakan disipilin dan segera menyiapkan diri untuk orentasi dilingkungan masing-masing," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala BKPP Kutim, Zainuddin Aspan mengatakan, dalam proses pengusulan penetapan NIP CPNS sebelumnya terdapat peserta yang dinyatakan lulus, namun mengundurkan diri. Hal ini berdampak dalam proses penetapan kelulusan atau penggantian peserta, karena harus menunggu hasil integrasi ulang dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku Panitia Seleksi Nasional. (*)

Reporter : Imran R Sahara    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0