20 April 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Kutim Butuh Rp 400 M untuk Menjadi Tuan Rumah Porprov 2018


Kutim Butuh Rp 400 M untuk Menjadi Tuan Rumah Porprov 2018

KLIKSANGATTA – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Timur Harpandi Umpu Kaka mengaku Kutai Timur membutuhkan dana sedikitnya Rp 400 miliar lebih untuk persiapan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI di Kutai Timur 2018 mendatang.

”Kurang lebih Rp 400 M untuk kesiapan Porprov Kutim,” katanya Selasa, 7 Januari 2016.

Anggaran sebesar itu kata dia, hanya dikuhususkan untuk pembangunan 9 Venue diantaranya Venue kolam renang, Lapangan Futsal, penambahan Gedung Olah Raga (GOR) dan lain-lain.

Pembangunan Venue tersebut lokasinya tidak jauh dari Stadion Kudungga di Jalan Sukarno Hatta, Sangatta. ”Kurang lebih 9 Venue nantinya akan dibangun. Lokasinya diperkirakan  masih diseputaran stadion utama Kudungga Jalan Sukarno Hatta,” ujarnya.

Saat ini, kata mantan anggota DPRD Kutai Timur itu, KONI telah mengusulkan ke pemerintah agar pembangunan Venue dapat dilaksanakan tahun ini juga.

Pasalnya, 9 Venue yang akan dibangun bakal membutuhkan waktu yang tidak sebentar karena menjadi proyek Multiyears, “Pembangunan 9 venue harus dimulai tahun ini dan harus di Multy Years-kan,” kata dia.

Idealnya kata Harpandi, pembangunan Venue sudah dilakukan diawal 2016. Namun berakhirnya masa jabatan bupati menjadi kendala pemerintah untuk melaksanakan pembangunan venue.

Pembangunan Venue baru dapat dilaksanakan setelah ada bupati terpilih, artinya paling tidak untuk anggaran  Rp 400 miliar dapat dilaksanakan di APBD Perubahan 2016

“Untuk rencana pembangunan venue masih mengambang dan itu menjadi kendala Pemerintah, karena belum tau siapa bupatinya, klo itu ada!

"segera tidak ada yg terlambat terutama untuk pembangunan terutama pembangunan venues yang sifatnya multiyears atau tahun jamak, tapi saya yakin siapa pun bupatinya saya kira tidak ada masalah, saya kira tidak ada terlambat,” katanya

Sementara untuk kelengkapan alat olah raga kata dia, KONI sudah mengusulkan ke Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) melalui Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kutai Timur.

”Kalau untuk alatnya itu sudah kami usulkan ke Kemenpora, bahkan dalam minggu ini kami akan berkoordinasi dengan Kemenpora,” katanya. (*)

Reporter : Abdul Wahid    Editor : M. Nasir



Comments

comments


Komentar: 0