24 Mei 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Pengakuan Dahlia: Saya Diperlakukan KPC Seperti Kambing


Pengakuan Dahlia: Saya Diperlakukan KPC Seperti Kambing
Dahlia bersama keluarga di ruang perawatan RSUD Kudungga, Sangatta (KLIKSANGATTA/SUKRIADI)

KLIKSANGATTA – Dahlia, perempuan yang diusir dari lokasi tambang PT Kaltim Prima Coal (KPC), masih tergolek di ruang perawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga, Kamis, 18 Februari 2016.

Saat ditemui, Dahlia yang sudah lima hari menjalani perawatatan, mengalami luka memar di bagian betis.

Dahlia mengaku masih mengalami nyeri di bagian punggung, leher, kepala dan paha. Dia juga mengaku masih trauma dengan pengusiran petugas keamanan yang tidak manusiawi.

Dahlia mengaku, diseret keluar dari lokasi tambang KPC seperti seekor kambing. “Saya diperlakukan KPC seperti kambing, mereka mengangkat saya ke mobil, dua orang di bagian tangan saya kiri dan kanan, lalu ada lagi orang di bagian kaki saya. Semuanya 4 orang dari petugas security KPC dan polisi,” ujar Dahlia.

Dahlia mengaku diseret sekitar 70 meter dari tempatnya mendirikan tenda ke arah mobil petugas keamanan.

Sejak Desember 2015, Dahlia mengaku sudah mendirikan tenda di lokasi tambang KPC yang dulunya diklaim sebagai kebun miliknya. Aksi itu dilakukan Dahlia untuk menuntut haknya atas ganti rugi lahan. 

“Baru sekarang dipersoalkan untuk pindah dari daerah tersebut. Sedangkan pondok saya itu berjarak sekitar kurang lebih 70 meter jaraknya dengan yang dibor atau mau diblasting oleh pihak KPC.

"Berarti dari pihak perusahaan ini mau memang dia hancurkan pondok saya atau mau membunuh saya karena aturan jarak blasting itu kan 500 meter dari lokasi atau rumah yg ada penghuninya,” kata Dahlia.

Klik juga: Dahlia Masuk Rumah Sakit Karena Diduga Diseret Karyawan KPC 

Dahlia mengaku, pihak keluarga meminta dokter dilakukan visum atas kejadian di lokasi tambang KPC. Namun, pihak rumah sakit tidak bisa memberikan visum sebelum mendapat rekomendasi dari Polisi. 

Sementara, dokter yang menangani Dahlia, dr Sumiati, tidak bisa memberikan keterangan terkait kondisi kesehatan Dahlia.

"Hanya pengadilan yang bisa memerintahkan saya menjelaskan kondisi kesehatan pasien. Langsung saja tanya ke keluarga pasien," ujarnya. (*)

Reporter : Sukriadi    Editor : Andi Marta



Comments

comments


Komentar: 0