23 Juli 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Eksklusif Berita Rekomendasi

Pemerintah Siap Mediasi Perselisihan KPC dan Dahlia


Pemerintah Siap Mediasi Perselisihan KPC dan Dahlia
Bupati Ismunandar dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang saat menerima penyambutan masyarakat Sangatta di Lapangan STQ, Kamis (18/2/2016). (Dok. KLIKSANGATTA)

KLIKSANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang menyayangkan adanya kabar terkait kekerasan pada Dahlia, warga Sepaso Selatan, Kecamatan Bengalon, yang dilatari perselisihan lahan dengan PT KPC.

Ditemui usai bincang pagi dengan DPRD Kutim di Setkab Kutim, Jumat 19 Februari 2016 tadi, Kasmidi menyebutkan persolan itu menjadi salah satu pembahasan bersama.

“Pihak KPC mengatakan sudah dibayar (ganti rugi lahan), tapi di sisi lain, orang yang dijanjikan untuk dibayar nyatanya masih bertahan. Ada pula informasi KPC sudah menawarkan kompensasi sebesar Rp 200 juta, namun kita juga belum tahu apakah benar atau tidak,” sebutnya.

Informasi itu baru sebatas yang diterimanya dalam bincang pagi melalui Ketua DPRD Kutim Mahyunadi yang disebut telah meminta keterangan pihak manajemen PT KPC atas kejadian yang menimpa Dahlia.

Sementara itu, menurut Kasmidi, ada pertimbangan KPC jika dilihat dari kronologis kejadian yang menyebutkan lokasi tenda Dahlia berdiri berada di zona berbahaya. Bisa saja KPC berlindung di aturan keselamatan kerja di mana area pertambangan harus bebas dari permukiman masyarakat.

Kemungkinan petugas keamanan menarik paksa Dahlia dari lokasinya bertahan disebut dengan alasan keselamatan dirinya, Kasmidi menerka.

Kemudian, karena ada protap terkait bahan peledak yang sudah dipasang namun belum juga diledakkan, berpotensi meledak  dalam waktu tertentu karena faktor lain disekitarnya.

“Katanya ditarik paksa ya? Tapi manusia itu kan punya harga diri lah, ini soal pendekatan. Bisa dengan cara yang lebih persuasif,” imbuhnya.

Sebagai pemerintah, ia menyatakan siap memediasi permasalahan yang belakangan menjadi konsumsi publik ini. Walaupun dalam perselisihan soal lahan itu, kata dia, adalah dampak dari ranah antara KPC dan masyarakat saja

“Masalahnya, pemerintah tidak terlibat sama sekali. Cuma kita sebagai pemerintah menyayangkan sampai terjadi hal seperti itu,” kata Kasmidi.

Klik juga: Jatam Desak Pemerintah Hentikan Operasi Tambang PT KPC 

Ia mengatakan, dalam waktu dekat DPRD akan menggelar hearing dengan PT KPC dan semua pihak terkait, termasuk keluarga yang berselisih. Pemerintah pun disebutnya siap melakukan mediasi.

“Saya juga berencana untuk hadir dalam pertemuannya, tinggal tunggu penjadwalan saja,” tuturnya. (*)

Klik juga: KPC Masih Kumpulkan Informasi Terkait Kasus Dahlia

Reporter : Qadlie Fachruddin    Editor : Andi Marta



Comments

comments


Komentar: 0