20 Juli 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Kejahatan Meningkat, PN Berharap Pemkab Kutim Segera Bangun Lapas


Kejahatan Meningkat, PN Berharap Pemkab Kutim Segera Bangun Lapas
Sementara sebagian Narapidana Kutim berada di Lapas Bontang

KLIKSANGATTA - Belum adanya lembaga pemasyaraktan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) membuat pelaksanaan Peradilan sedikit terhambat. Dan hal ini tidak sejalan dengan wilayah Kutim yang luas dan pertumbuhan kriminalitas yang semakin meningkat.

Hal ini disampaikan, Helina, Bagian Panitra Muda Hukum Pengadilan Negeri Kabupaten Kutai Timur, Senin, 22 Februari 2016.

Menurut Helia, dari data tahun 2014 saja jumlah perkara pidana mencapai 171 kasus sedangkan 2015 perkara pidana sudah mencapai 400 kasus.

"Kebutuhan atas keberadaan lapas atau rutan sangat mendesak dan kami berharap pemerintah yang baru ini dapat memprioritaskan keberadaan lapas tersebut hingga jalannya persidangan dapt berjalan lancar," ujarnya

Untuk perkara narkotika 2015, lanjut Helina, jumlahnya mencapai 140 kasus sedangkan perkara penganiayaan atau tindak kekerasan mencapai 34 kasus.

"Selebihnya putusan kasus yang diproses tahun 2015 yang lalu, akan diproses tahun ini. Artinya putusan kasus narapidana akan tambah banyak dan itu ditambah lagi dengan jumlah kasus yang masuk tahun ini," katanya

Sementara itu, Hana, salah satu keluarga tersangka kasus narkotika dikutim mengatakan, pihaknya sangat kesusahan untuk menyengguk keluarganya, selain jaraknya yang memerlukan waktu, hal tersebut juga berpengaruh dari sisi keuangan.

"Bontang itu kan jauh, kami mesti sewa mobil dulu baru kesana, jadi harus banyak keluarkan biaya, kalau pemerintah itu bangun lapas di Sangatta akan lebih mudah dan setiap saat bisa melihat kondisi keluarga yang berada di lapas," pungkasnya

Sebelumnya pembangunan Lapas kutim pernah juga disuarakan oleh Anggota DPRD Komisi A Agiel Suwarno. Ia mengganggap lapas merupakan kebutuhan urgen.

Atas dasar itulah ia menyarankan agar semua stakeholder terkait mulai memikirkan tahapan perencanaan dari sekarang agar pembangunan lapas sudah bisa dimulai pada tahun ini.

Seperti diketahui, selama ini tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutim yang seharusnya meringkuk di Lapas Bontang harus dititip di sel tahanan Polres Kutim.

Dengan pertimbangan, jarak dan waktu yang efektif untuk melanjutkan proses persidangan. Disisi lain, sel tahanan Polres Kutim juga harus menampung tahanan yang masih dalam proses penyidikan. (*)

Pembaca yang budiman, terima kasih sudah berkunjung.

Kami juga hadir di facebook kliksangatta dan twitter @kliksangatta.

Selamat beraktivitas

 

Reporter : Imran RS    Editor : Andi Marta



Comments

comments


Komentar: 0