23 Juli 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Tangkapan Terbesar di Kutim, Polisi Gagalkan Peredaran 39 Gram Sabu


Tangkapan Terbesar di Kutim, Polisi Gagalkan Peredaran 39 Gram Sabu
Kapolsek Sangatta Utara, AKP M Mas\\\'ut (kanan) didampingi Kanit Reskrim Polsek Sangatta Utara, Iptu M Rakib Rais (kiri) saat menggelar kasus penangkapan 3 bandar besar dengan barang bukti 39 Gram Sabu.

KLIKSANGATTA – Satuan Reskoba Polres Kutai Timur Bekerja sama dengan Polsek Sangatta Utara menangkap 3 orang bandar besar dan pemasok sabu di wilayah Kabupaten Kutai Timur, Jumat 1 April 2016.

Dalam operasi tersebut pihak kepolisian mengamankan tersangka AN (39) Warga Desa Teluk Pandan RT 03 Kecamatan Teluk pandan. Tersangka AN di tangkap di rumahnya pada, Jumat, 1 April 2016, sekitar jam 5 sore , dengan barang bukti sabu 33,97 gram, satu buah Hp ,2 pack pelastik klip kecil, uang 4.100.000,- , serta satu buah senjata air shoft gun.

Setelah melakukan pendalaman, di hari yang sama Polisi kembali menangkap 2 tersangka yang diduga sebagai pemasok barang haram tersebut, kedua tersangka  itu, SN (27) dan AM (20) merupakan warga Kota Bontang.

Kedua tersangka diamankan di Jl. Poros Sangatta Bontang Kilometer 12 di depan gang  rumah tersangka AN, sekitar jam 8 malam.

Dari tangan kedua tersangka SN dan AM polisi mengamankan barang bukti sabu seberat  5,22 gram.

Menurut Kapolres Kutai Timur, AKBP Anang Triwidiandoko, melalui Kapolsek Sangatta Utara, AKP M Mas’ut, menuturkan, penangkapan ketiga tersangka merupakan hasil laporan masyarakat.

“Ketiga tersangka merupakan pemasok sabu di wilayah Kutim,” ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Sangatta Utara, Iptu M Rakib Rais SH, menambahkan, ketiga Tersangka memang menjadi target operasi pihak polisi. Tersangka diduga sebagai bandar besar di Kutim, berdasarkan barang bukti yang  berhasil diamankan.

“Total barang bukti Sabu sekitar 39 gram. Ini yang tebesar di Kutim. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya ketiga tersangka dikenakan pasal 112 dan 114 ayat UU Narkotika, dengan ancaman minimal 5 tahun penjara,” katanya. (*)

Pembaca yang budiman, terima kasih sudah berkunjung.

 Kami juga hadir di facebook kliksangatta dan twitter @kliksangatta.

  Selamat beraktivitas

Reporter : Ardhan Arhmad    Editor : Eky Sambora



Comments

comments


Komentar: 0