23 Juli 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Selain Beras dari Ismu, Korban Kebakaran Sepaso dapat Seragam dan Selimut


Selain Beras dari Ismu, Korban Kebakaran Sepaso dapat Seragam dan Selimut
Bupati Kutim Ismunandar ketika menyambangi lokasi musibah kebakaran di Gunung Pelang RT 20 Desa Sepaso, Bengalon, Minggu (18/9/2016)

KLIKSANGATTA.COM – Setelah mengetahui musibah kebakaran yang menimpa 13 rumah warganya di Bengalon, Bupati Kutai Timur Ismunandar mengunjungi lokasi kejadian keesokan harinya, Minggu pagi, 19 September 2016.

Datang bersama istri, Encek Firgasih, Ismunandar memberikan sejumlah bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran di kawasan Gunung Peleng RT 20, Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon.

Klik juga: Si Jago Merah Mengamuk di Bengalon, 13 Rumah Hangus Terbakar

Ismu –sapaan akrab bupati, tak sendiri saat berkunjung melainkan bersama sejumlah pejabat seperti Kepala Dinas Sosial Kutim, Camat Bengalon Rudi Baswan dan Kapolsek Bengalon AKP Jan Manto H Sianturi, serta didampingi Kades Sepaso. Terlihat pula petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kutim yang membantu menyalurkan bantuan bersama relawan lainnya.

Ernawati selaku istri camat menjelaskan, sejak pukul 08.30 wita, aliran bantuan mulai berdatangan ke posko kebakaran dan langsung disalurkan kepada warga yang menjadi korban.  Seperti 70 dos mie instan yang dibawa PMI Kutim.

Disusul Bupati Ismunandar yang menyerahkan bantuan kepada korban berupa 25 Dos mie instan dan 25 sak beras dengan berat masing-masing 10 kilogram. Selain itu, sang pemimpin juga menyediakan puluhan kemasan teh celup dan gula agar korban tetap hangat di posko bantuan kebakaran.

Pemkab Kutim melalui Dinas Sosial pun tiba di lokasi dengan membawa bantuan lebih lengkap seperti, matras, selimut, sarung, terpal, pakaian daster, dan baju sekolah serta training sesuai jumlah korban.

Ditambah kebutuhan dapur umum yakni minyak makan, sarden dan kecap. Bantuan juga disalurkan oleh pihak swasta PT. Dwi Makmur Prima jelang tengah hari. (*)

Reporter : Sukriadi    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0