15 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Demonstran Anti Tambang Semen Kutim Bersitegang dengan Polisi


Demonstran Anti Tambang Semen Kutim Bersitegang dengan Polisi
Seorang petugas Polres Kutim bersitegang dengan demonstran anti tambang semen di kawasan karst (QADLIE)

KLIKSANGATTA.COM - Membawa berbagai seruan menolak tambang karst dan eksplorasi semen, mahasiswa bergantian menyampaikan orasinya di simpang Jl Yos Sudarso dan Jl Pendidikan, Sangatta, Kutai Timur, Rabu, 26 Oktober 2016.

"Pilihan membuka ijin pabrik tambang semen di Kutim ini tak akan pernah bisa diterima. Sekali ada ijin maka seterusnya akan datang ijin lainnya," seru seorang mahasiswi dalam orasinya.

Terlihat pula pengamanan seadanya dari kepolisian yg bertugas di pos simpang.

Sekira pukul 10.50 wita, sempat terjadi gesekan antara polisi dan demontran.

Kala itu mahasiswa membakar tiga ban di tengah sehingga menutup jalan satu arah. Polisi beralasan, demo kali ini tidak menyertakan ijin. Sementara mahasiswa bersikeras untuk tetap turun menyuarakan tuntutan, dan tidak diperlukan ijin dari aparat.

Saling tarik terjadi ketika polisi mencoba memadamkan kobaran api dan dihalangi simpul mahasiswa. Polisi juga gagal memadamkan menggunakan apar, sampai 10 menit kemudian baru dua ban berhasil diamankan polisi.

Klik juga: Sempat Tertahan Aparat, Demo Anti Tambang Semen Lanjut di Kantor Bupati

Koordinator aksi Aliansi Mahasiswa Kutim, Erwin Ediatman mengatakan penolakan rencana pertambangan ditujukan kepada Pemerintah Indonesia maupun Bupati Kutim yang berwenang menerbitkan ijin pertambangan semen.

Menurutnya, rencana pertambangan semen yang berada di kawasan karst Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur, hanya akan merusak ekositem karst (*)

Reporter : Qadlie Fachruddin    Editor : Eky Sambora



Comments

comments


Komentar: 0