25 Februari 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Kabar Gembira, Kuota Haji Indonesia Naik


Kabar Gembira, Kuota Haji Indonesia Naik

KLIKSANGATTA.COM - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, mengembalikan kuota haji Indonesia ke angka normal.

“Pemerintah Arab Saudi, dalam hal ini Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, telah memutuskan untuk mengembalikan kuota normal haji bagi Indonesia dari 168.800 menjadi 211.000 untuk tahun 2017,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi), dalam konferensi pers, Rabu, 11 Januari 2016.

Selain pengembalian kuota sebesar 211.000, menurut Presiden, pemerintah Arab Saudi juga menyetujui permintaan tambahan kuota untuk Indonesia dan memutuskan pemberian tambahan kuota sebesar 10.000.

“Dengan demikian, kuota haji untuk Indonesia tahun 2017 dari 168.800 menjadi 221.000. Dengan demikian Indonesia memperoleh kenaikan sebesar 52.200,” ujar Jokowi.

Dia menjelaskan, setelah kunjungannya ke Arab Saudi pada September 2015 yang lalu, dan pertemuan dengan Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdul Aziz Al-Saud dari Arab Saudi di Hangzhou pada September 2016 lalu, dirinya telah meminta kepada Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk melakukan pembicaraan tindak lanjut dari pertemuan itu.

Dari proses pembahasan tindak lanjut tersebut, Pemerintah Arab Saudi, akirnya memutuskan untuk mengembalikan kuota normal haji bagi Indonesia untuk tahun 2017.

Indonesia kata Jokowi, menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Pemerintah Arab Saudi karena memberikan tambahan kuota haji kepada Indonesia.

“Penghargaan dan apresiasi juga kami sampaikan atas upaya Pemerintah Arab Saudi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan jamaah haji, termasuk jamaah haji dari Indonesia,” ujarnya.

Dengan adanya keputusan ini, Presiden Jokowi berharap persiapan penyelenggaraan haji tahun 2017 sudah dapat dilakukan sejak dini.

Sebagai catatan, Jokowi menyampaikan bahwa sejak 2013 jumlah kuota jamaah haji Indonesia dan negara lainnya mengalami pemotongan 20 persen karena perluasan pembangunan fasilitas di Masjidil Haram. (*)

Reporter : Cecilia Setya    Editor : Eky Sambora



Comments

comments


Komentar: 0