23 Juli 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Terkait Protes Mutasi Pejabat, Abdullah akan Koordinasi ke Sekda


Terkait Protes Mutasi Pejabat, Abdullah akan Koordinasi ke Sekda
Kadisnakertrans Kutim, Abdullah Fauzie (Kliksangatta/Imran R Sahara)

KLIKSANGATTA.COM - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertans) Kutai Timur (Kutim), H. Abdullah Fauzie SH. M.HUM, akan berkoordinasi ke Sekretaris Daerah Kutim, terkait protes mutasi pejabat Hubugan Industrial.

Koordinasi tersebut dilakukan menyusul tuntutan Serikat Pekerja Nasional (SPN) Provinsi Kaltim yang meminta pejabat fungsional mediator hubungan industrial di Disnakertas Kutim tidak diganti dengan pejabat yang tidak memiliki kompetensi.

"Ya itu, kalau pejabatnya tidak memiliki sertifikat atau SK dari Menteri Ketenagakerjaan, maka dia tidak punya hak untuk memfasilitasi masalah hubungan industrial," ujar Abdullah, Kamis, 12 Januari 2017.

Oleh karena itu, Abdullah akan segera berkoordinasi ke Sekertaris Daerah (Sekda) Kutim untuk meminta pertimbangan terkait langkah yang akan ditempuh

"Karena ini juga terkait legal standing pejabat dalam menangani perkara perselisihan buruh, maka kita akan bekoordinasi dengan pimpinan kita supaya dipahami, karena ini sangat normatif berbeda dengan pejabat-pejabat yang lain," ujar Abdullah.

Selain persoalan pejabat mediator hubungan insustrial, Abdullah juga akan berkonsultasi terkait dengan peralihan fungsi bagian Pengawasan Hubungan Industrial di Disnakertrans Kutim.

"Ini belum jelas juga, jika buruh melapor ke Disnakertrans Kutim siapa yang menangani?, sementara fungsi pengawasan itu dialihkan ke Provinsi," tuturnya.

Abdullah menambahkan, sebagian pejabat struktural yang ditugaskan di bagian pengawasan memilih mundur dan menginginkan jabatan fungsional. Karena pejabat yang menduduki jabatan struktural akan berkantor di Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kaltim. "Ini juga perlu kita sampaikan kepada Pak Bupati," pungkasnya. (*)

Reporter : Imran R Sahara    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0