23 Juli 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Pramoedya Ananta Tour dalam Google Doodle


Pramoedya Ananta Tour dalam Google Doodle
Pramoedya Ananta Tour

Laman Google Senin 6 Februari 2017 menampilkan ilustrasi seorang pria berambut putih, berkacamata, dan berkaus. Google menggambarkan pria tersebut tengah mengetik di mesin tik manual.

Ketika kita mengeklik gambar tersebut, maka akan muncul identitas pria tersebut. Ya, dialah Pramoedya Ananta Toer.

Penulis Tetralogi Pulau Buru (Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, Rumah Kaca) ini telah meninggal dunia akibat komplikasi diabetes serta penyakit jantung, 31 April 2006.

Tetralogi Pulau Buru merupakan novel yang berkutat pada kehidupan Minke, nama lain dari Raden Mas Tirto Adhi Soerjo, yang dianggap sebagai tokoh pers dan kebangkitan nasional Indonesia.

Pram hidup sebagai penulis novel, cerita, jurnal, dan kronik sejarah. Melalui karyanya, dia mengkritik pemerintah sehingga kerap bersinggungan dengan penguasa di masanya.

Pemerintah Belanda di masa masih menjajah Indonesia, pernah memenjarakan Pram. Rezim Soekarno pun tak akur dengan Pramoedya Ananta Toer.

Begitu pula rezim Soeharto yang kerap menyensor, bahkan melakukan sweeping berbagai tulisannya, menudingnya sebagai komunis, hingga memenjarakannya di Pulau Buru selama 30 tahun.

Pram, demikian sapaannya lahir pada 6 Februari 1925 silam. Google Doodle hari ini membuat sebuah perayaan ulang tahun ke-92 baginya. (*)

Reporter : Kliksamarinda/M4N    Editor : Eky Pradika Al Fauzandy



Comments

comments


Komentar: 0