18 Juni 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Mengisi Hari Libur, Ismunandar Blusukan ke Lokasi Banjir


Mengisi Hari Libur, Ismunandar Blusukan ke Lokasi Banjir
Walau libur kerja Bupati tetap semangat manfaatkan waktu turun ke masyarakat dan lingkungan, termasuk meninjau bangunan sekolahan terendam banjir. (Bhara Aji/Humas Pemkab Kutim)

KLIKSANGATTA.COM - Bupati Kutai Timur (Kutim), Ismunandar, memanfaatkan masa libur kerjanya dengan turun ke lapangan dan bersua masyarakat. Bersosialisasi sekaligus menyerap aspirasi warganya. 

Blusukan Ismu, Sabtu, 18 Februari 2017 lalu diawali dengan menengok warga yang terbaring sakit di kawasan Km 10, Dusun Rindang Benua Kampung Dayak, Kecamatan Sangatta Utara.

Ismu mengaku dirinya sengaja membesuk warganya yang tengah terbaring sakit itu, sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat. Khususnya yang sedang mengalami musibah seperti halnya sakit. 

"Selain itu sekaligus bersilaturahmi dengan warga di Dusun Rindang Banua ini," terang Bupati.

Usai menjengguk warga sakit, road show sosialisasi Bupati menuju kampung hijau. Orang nomor satu di Pemkab Kutim ini ternyata ingin melihat hasil dari kegiatan kegotong royongan di Masabang. Yakni kegiatan Kerukunan Warga Kampung Hijau yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. Kerja bareng tersebut dilakukan untuk menormalisasi sungai demi mengatasi permasalahan banjir. 

"Tentunya semangat kegotong royongan dapat terus ditumbuhkan antar warga dan merambah ke lingkungan-lingkungan lainnya, termasuk di masing-masing kecamatan Kutim,” imbuh Ismu.

Ismu ingin selalu membudayakan semangat kegotong royongan. Terutama sebagai wujud perhatian antar masyarakat akan kecintaan kebersihan di wilayahnya masing-masing. Sehingga daerahnya bersih, sehat, hijau dan nyaman dihuni. Puas melihat hasil kerja bhakti normalisasi sungai, Bupati kembali meninjau kondisi sekolah yang tergenang banjir, yakni Sekolah MIN Kecamatan Sangatta Utara. Perlu diketahui, banjir waktu itu sempat merendam beberapa bagian bangunan di karenakan intensitas curah hujan berkepanjangan pada, Jumat, 17 Februari 2017 malam hingga dini hari.

"Perlu drainase yang memadai di sekitar bangunan sekolah, agar dapat menampung debit volume air disaat hujan turun. Sehingga tidak tergenang (banjir)," ujarnya usai meninjau.

Dari bangunan sekolah yang tergenang banjir, Bupati memonitor langsung lintasan atletic. Mantan Sekretaris Kabupaten Kutim ini ingin melihat langsung sejauh mana kesiapan fasilitas olah raga yang dibangun. Apakah sudah 100 persen dan dapat di gunakan menghadapi Porpov di tahun mendatang atau belum. Apalagi Kutim ditunjuk selaku tuan rumah.

"Jangan sampai adanya gangguan-gangguan (kendala), dengan masih adanya kekurangan," ucapnya.

Bupati mengakui ada dua ajang even bergengsi yang disuksekan oleh Pemkab dalam waktu dekat. Selain Porpov Kutim juga akan menghadapi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). (hms12)

Reporter : Humas Pemkab Kutim    Editor : Eky Sambora



Comments

comments


Komentar: 0