20 Januari 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

UNESCO akan Tinjau Kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat


UNESCO akan Tinjau Kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat
Kawasan Karst Sangkulirang-Mangkulihat (IST)

KLIKSANGATTA.COM - Fenomena kawasan Karst Sangkulirang- Mangkalihat mengundang perhatian serius United Nations of Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO).

Organisasi bidang pendidikan, sains dan budaya ini, akan mengunjungi kawasan Karst yang terbentang diantara dua Kabupaten Kutai Timur, dan Kabupaten Berau.

"Kalau bukan Februari 2017 ini, bulan depan (Maret) UNESCO akan mengunjungi kawasan karst yang terbentang antara Berau dan Kutim," ujar Kepala Bidang Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Dinas Kebudayaan Kutim, Budi Amuranto, Selasa, 21 Februari 2017.

Menurut Budi, kehadiran UNESCO di bumi etam tidak terlepas dari upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui dan Balai Pelestarian Cagar Budaya wilayah Kalimantan.

Sebagai tuan rumah, Disbud Kutim akan mengawal kunjungan UNESCO tersebut.

"Kita sebagai peserta akan ikut mengunjungi kawasan karst yang terbentang di Kecamatan Kelay, Biatan, Talisayan, Batu Putih, dan Biduk-biduk serta Gunung Kulat yang berada di perbatasan antara Berau dan Kutim," katanya.

Selain kunjungan UNESCO, Pemkab Kutim tahun 2017 ini juga akan kedatangan tamu dari Lembaga Pendidikan dari salahsatu Universitas di Australia.

Kunjungan itu merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Australia dalam kajian konservasi keberadaan kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihaat, dan Gunung Kulat.

Dalam kunjungan itu, juga akan digelar pekan budaya yang akan dilaksanakan Balai Pelestarian Cagar Budaya wilayah Kalimantan di kawasan Karst tersebut pada bulan April atau Mei 2017 mendatang.

"Kami hanya mendampingi, seluruh kegiatan diatur oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya sebagai pelaksana," tuturnya. (*)

Reporter : Imran R Sahara    Editor : Basir Daud



Comments

comments


Komentar: 0