19 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Penyelenggaraan MTQ XIII Kutai Timur Kental dengan Pesan Dakwah


Penyelenggaraan MTQ XIII Kutai Timur Kental dengan Pesan Dakwah
Pembukaan MTQ XIII Kutai Timur di Kecamatan Teluk Pandan (KemenagKaltim)

KLIKSANGATTA.COM - Kepala Kantor Kementerian Agama, Kabupaten Kutai Timur, H. Ambotang, menjelaskan, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) merupakan tradisi tahunan yang kental dengan pesan dakwah Islam.

“Di setiap even penyelenggaraan MTQ seperti saat ini, sepatutnyalah kita untuk senantiasa memperbaharui dan memantapkan niat, bahwa menyelenggarakan MTQ adalah dalam rangka ibadah, karena yang di Musabaqah kan adalah kalam dan Firman Allah SWT,”  ujar H. Ambotang, saat sambutan pembukaan MTQ ke XIII Kutai Timur, Minggu, 26 Maret 2017.

Dia menambahkan, penyelenggaraan MTQ senantiasa diarahkan pada upaya menumbuhkan kecintaan dan menggairahkan masyarakat untuk mempelajari dan memahami Al Quran sebagai petunjuk dan pedoman hidup insan paripurna.

“Sungguh sangat keliru apabila pelaksanaan MTQ hanya dipahami dari sisi kegiatan syiar keagamaan. Tanpa mampu memaknai lebih komprehensif akan nilai-nilai manfaat dan kemaslahatan yang menyertainya. Pemahaman dan kesadaran inilah, yang perlu dibangun dalam nurani dan pikiran setiap masyarakat. MTQ tidak hanya disikapi sebagai kegiatan rutinitas seremonial semata tetapi mampu menjadi momentum strategis mewarnai pelaksanaan pembangunan dan perilaku kehidupan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari dengan nilai-nilai Qurani,” kata Ambotang.

Mengingat pentingnya penyelenggaraan MTQ, Ambotang berharap keseriusan menggarap potensi LPTQ mulai dari tingkat Kecamatan, dengan kerjasama Kantor Urusan Agama dan Lembaga Keagamaan yang ada di Kecamatan.

“LPTQ Kabupaten Kutai Timur dapat turut membina LPTQ tingkat Kecamatan, karena seluruh Kecamatan memiliki Potensi yang sama tentang kualitas sumber daya manusia. Peserta jangan hanya Kecamatan terdekat saja yang memiliki peserta murni, sementara Kecamatan lainnya diisi dari Kecamatan yang ada guna mewujudkan Kutai Timur Mandiri.

“Kami mohonkan kepada Lembaga terkait memberikan perhatian serius kepada kita semua, agar hal ini tidak terjadi di tahun-tahun mendatang. Seyogyanya Kecamatan diwakili oleh peserta yang berasal dari Kecamatan tersebut demi mewujudkan Islam Rahmatan Lil Aalamin dan mewujudkan Program Gerakan Pembangunan Desa Mandiri dan Terpadu secara fokus dan tuntas, sehingga dapat menjadikan Bumi Untung Benua Kutai Timur sebagai Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofuur,” ujar Ambotang. (*)

Reporter : Imran R Sahara    Editor : Eky Sambora



Comments

comments


Komentar: 0