20 Juli 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Yuk, Nikmati 5 Pesona Destinasi Wisata Sangkulirang


Yuk, Nikmati 5 Pesona Destinasi Wisata Sangkulirang
Gambar Cadas di Goa Karst Sangkulirang (IST)

KLIKSANGATTA.COM - Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, memiliki potensi wisata yang terbilang cukup lengkap, dengan karakter destinasi wisata alam, seperti hutan, Goa, air panas, sungai, pantai, dan pulau-pulau kecil.

Garis pantai yang panjang serta potensi pesisir dan pulau-pulau kecil, yang besar menambah daya tarik. Terlebih, dengan keunikan seperti Goa, pulau, pantai, laut, dan air panas.

Setidaknya, ada lima destinasi wisata yang dapat menjadi pilihan para pejalan (traveler), sebagai berikut:

Satwa Langka dan Endemik

Aneka satwa langka dan endemic berada di Desa Pengadan, yang terletak di daerah hulu Sungai Pengadan. Di sepanjang Sungai, tumbuh berbagai jenis pohon dengan dominasi pohon jenis Enau. Di beberapa titik, masih ditemukan kelompok Bekantan, serta budaya. Sejumlah hewan langka seperti Orangutan juga tercatat masih berada di kawasan hutan, termasuk rusa, serta aneka burung endemik khas Kalimantan.

Goa Ampanas dan Goa Mardua

Goa Ampanas dan Goa Mardua secara administrasi berada di Desa Pengadan. Setidaknya ada 100 Goa karst di Desa Pengadan, dengan keindahan Goa stalagit dan stalagmite dengan gambar cadas. Dari ribuan Goa tersebut, tidak semua terbuka untuk umum mengngat aksesibilitas yang terbatas. Hanya Goa Ampanas dan Goa Mardua yang umumnya diakses para pejalan. Kedua Goa ini memiliki kekahasan. Di Go Ampanas misalnya, pejalan dapat menikmati kolam dengan pertemuan dua suhu air yang berbeda, panas dan dingin. Sedangkan di Goa Mardua, pejalan dapat melihat gambar cadas peninggalan pra sejarah.

Desa Benua Baru

Sebagian besar penduduk Benua Baru berprofesi sebagai nelayan. Jantung aktivitas pesisir dan laut, akan tergambar jelas di salah satu desa tertua di Kalimantan Timur ini. Sejumlah peninggalan sejarah yang berpotensi menjadi cagar budaya berada di Desa Benua Baru. Sebut saja sekolah Madrasah, atau bangunan yang menjadi peninggalan Belanda atau Jepang.

Pantai Jepu-Jepu

Pantai berpasir putih ini memiliki topografi yang landai. Ditambah dengan ombak yang ramah, Pantai Jepu-Jepu sangat cocok untuk pejalan yang ingin menikmati kesegaran air laut dengan aman, tanpa khawatir ombak besar. Kegiatan rekreasi pantai lainnya, seperti berjemur atau bersantai di bawah pohon nyiur yang berjejer, juga pantasi dinikmati di Pantai Jepu-Jepu.

Pulau Birah-Birahan

Pulau ini dapat diakses dengan waktu kurang lebih 1 jam dari Desa Benua Baru menggunakan speed boat. Memiliki gari pantai kurang lebih 1 kilometer, Pulau Birah-Birahan yang menghadap Selat Makassar menyimpan pesona pasir putih dengan lapisan pohon bakau di sejumlah titik. Selain itu, pesona alam bawah air yang kaya dengan terumbu karang serta biodiversity bawah laut menambah khasanah petualangan di Birah-Birahan. Termasuk habitat hewan langka nan dilindungi, Penyu, yang terpapar di sejumlah titik di Pantai Birah-Birahan. (*)

Reporter : C.Setya    Editor : Eky Sambora



Comments

comments


Komentar: 0