22 September 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Alamak, Penipu Online Raup Rp 100 Triliun dari Aksinya


Alamak, Penipu Online Raup Rp 100 Triliun dari Aksinya
Ilustrasi

KLIKSANGATTA.COM – Kasus ini seharusnya menjadi pelajaran bagi anda yang gandrung memanfaatkan internet sebagai sumber pundi-pundi. Meski menawarkan kemudahan, tetap harus memberikan batasan maupun cerdas memilih bisnis atau investasi online yang kredibel.

Di Beijing, Cina, seorang terdakwa bernama Ding Ning kasus penipuan pinjaman online (online lending) dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Selain dijatuhkan hukuman seumur hidup oleh Pengadilan Beijing, Ding yang juga Chairman Yucheng Group, juga dijatuhi denda senilai 100 juta yuan atau setara US$ 15 juta atas aksinya itu. Seperti diberitakan Bloomberg, Selasa (12/9), Yucheng Group merupakan pengendali platform Ezubo.

Aksi Ding lewat Ezubo, telah memperdaya 900.000 korban dengan total kerugian US$ 7,6 miliar atau setara Rp 100,32 triliun (kurs US$1=Rp 13.200). Aksi dimulai kala Ding menawarkan imbal hasil tinggi kepada investor.

Namun hampir 95% proyek yang dijajakan Ding untuk dibiayai investor ternyata fiktif. Otoritas China mulai melancarkan penyelidikan pada Desember 2015 setelah mencurigai aksi ponzi yang dilakukan Ding. Otoritas kala itu juga telah mencium upaya pemindahan aset dan penghancuran barang bukti.

Kasus Ezubo belakangan lantas menjadi pemicu aksi regulator China memperketat aturan pembiayaan lewat internet. Salah satunya adalah pembatasan nominal transaksi peer to peer lending (P2P). Selain itu, pelaku industri P2P juga dilarang menyimpan dana masyarakat serta menawarkan jasa wealth management. (*)

Reporter : Bloomberg    Editor : Administrator



Comments

comments


Komentar: 0