27 Mei 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Agus Aras Minta Warga Waspada Banjir


Agus Aras Minta Warga Waspada Banjir
Agus Aras bersama warga dan organisasi kemasyarakatan ketika melakukan giat bersih-bersih parit di ruas Jalan APT Pranoto Sangatta. (Foto: Sukriadi)

KLIKSANGATTA.COM - Anggota Komisi D Bidang Kesejateraan Rakyat DPRD Kutai Timur, Agus Aras, menilai saluran drainase perlu  dibersihkan. Pasalnya, selama awal tahun 2018 hujan deras mengguyur kota Sangatta sehingga sepanjang jalan perkotaan digenangi air.

Bukan hanya itu, kata dia, penyebab genangan air hujan pada aspal terutama di sepanjang Jalan APT Pranoto dan Yos Sudarso sebagai jalur protokol kota yang buntu pada drainasenya.

“Sehingga mengakibatkan sejumlah kendaraan yang melintas Jalan itu harus berhati hati jangan sampai keluar dari jalur,” kata Agus.

Ia juga mewanti warga untuk waspada air menggenangi bahkan masuk ke dalam rumah, warung atau kios yang berada di pinggir jalan. “Perlu diwaspadai karena barang-barang mereka bisa basah. Bukan hanya itu instalasi listrik juga perlu diperhatikan,” lanjutnya.

Ridwan Abdul Rasyad, Ketua I Forum RT Sangatta Utara, sangat menyesalkan tidak berfungsinya sistem drainase di Sangatta. Padahal, kata dia, anggaran proyek drainase Telah menghabiskan anggaran yang terbilang cukup besar.

"Masa baru satu jam beberapa badan jalan kota Sangatta sudah tergenang air, terlihat di Jalan APT Pranoto sudah tergenang. Bukan hanya itu rumah kami pun sampai dimasuki air. Kami berharap sistem drainase dapat berfungsi dengan baik," ucapnya.

Dinas terkait patut mengevaluasi agar penataan kota tetap bersih dan indah dan antisipatif terhadap ancaman banjir.

Ridwan prihatin terhadap situasi dan kondisi jalan jalur dua di daerah Jalan APT Pranoto ini yang kerap dilanda genangan air jika paska  hujan meskit sebentar. "Hal ini sudah terjadi secara berlarut-larut. Genangan air yang kerap terjadi harus menjadi perhatian Dinas Lingkungan Hidup," tegasnya. (*)

Reporter : Sukriadi    Editor : Andi Marta



Comments

comments


Komentar: 0