19 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Pengganti Nursyirwan, Sofyan Hasdam: Keputusan Ada di Partai Pengusung


Pengganti Nursyirwan, Sofyan Hasdam: Keputusan Ada di Partai Pengusung
Sofyan Hasdam dan Nursyirwan Ismail di atas angkutan umum. (Dokumentasi)

KLIKSANGATTA.COM - Calon Gubernur Kalimantan Timur Andi Sofyan Hasdam menyatakan berduka cita atas meninggalnya calon wakil gubernur yang menjadi pasangannya di Pilkada Kaltim 2018, Nusyirwan Ismail, Selasa (27/2/2018) siang di RSUD AW Sjaharanie Samarinda.

Untuk pergantian Nusyirwan, Walikota Bontang dua periode ini menyerahkan sepenuhnya mekanismenya kepada partai pengusungnya yakni Golkar dan Nasdem.

"Kami berdua maju di pilgub diusung oleh partai, dan atas kejadian duka ini kami juga akan melaporkan kepada partai, dan apapun keputusannya kita serahkan ke partai," kata Sofyan Hasdam yang ikut mendampingi Nusyirwan sebelum menghembuskan nafas terakhir di ruang ICU Sakura RSUD AW Sjahranie Samarinda, Selasa siang.

Meski baru dekat dengan Nusyirwan khususnya saat Pilkada 2018, Sofyan mengakui bahwa Nusyirwan merupakan orang baik dan penuh dedikasi.

"Orang ini (Nusyirwan) figur yang rendah hati, cerdas dan sangat rajin, bahkan sebelum kejadian kemarin sempat saya minta beliau untuk pulang duluan, namun beliau menolak dan memilih berjuang bersama-sama pada masa kampanye," imbuh Sofyan Hasdam.

Menanggapi kabar meninggalnya Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Kalimantan Timur (Kaltim), Nusyirwan Ismail, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) langsung menyiapkan dua nama untuk menggantikan posisinya sebagai Cawagub Kaltim pada Pilkada 2018.

Dua nama tersebut antara lain Ketua DPW Nasdem Kaltim, Harbiansyah Hanafiah dan Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi.

Keduanya didapuk menjadi calon pengganti Nusyirwan untuk mendampingi Calon Gubernur (Cagub) Kaltim Andi Sofyan Hasdam.

Seorang sumber internal Nasdem menyebut, Rizal Effendi menjadi calon terkuat. “Namun ini masih spekulasi saja, masih banyak yang harus dibahas intens,” ujarnya, Selasa (27/2/2018).

Sebelumnya Rizal Effendi menjadi kandidat Cawagub untuk mendampingi mantan Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang. Namun, Syaharie justru memilih Awang Ferdian Hidayat, anak petahana Awang Faroek Ishak.

Seperti diketahui, menurut UU Pilkada Nomor 7 Tahun 2017, KPU memberikan waktu maksimal 30 hari melakukan pergantian jika salah satu calon meninggal dunia terhitung 29 hari sebelum pemilihan berlangsung.

Nusyirwan Ismail diduetkan dengan Andi Sofyan Hasdam untuk maju sebagai Cagub dan Cawagub pada Pilkada Kaltim 2018. Keduanya diusung Partai Golkar dan Nasdem. (*)

Reporter : Omar SN    Editor : Eky Sambora



Comments

comments


Komentar: 0