19 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Bawaslu: Kaltim Masuk Daftar Angka Partisipasi Pilkada Terendah


Bawaslu: Kaltim Masuk Daftar Angka Partisipasi Pilkada Terendah
Salah satu TPS di Kota Samarinda. (RRI)

KLIKSANGATTA.COM – Angka partisipasi dalam Pilkada Serentak 2018 di Kalimatan Timur (Kaltim) menjadi yang terendah daripada daerah lainnya. Kaltim tidak sendiri karena turut berada dalam kategori partisipasi rendah yakni Provinsi Riau.

Komisioner Bawaslu Muhamad Afifudin menyebutkan, Kamis (12/7/2018), jumlah partipasi atau pemilih yang menggunakan hak pilihnya hanya 58 persen atau sebanyak 1,3 juta dari total pemilik hak pilih 2,33 juta pemilih.

Sementara itu, total partisipasi pemilih dalam Pilkada Serentak 2018 hanya berkisar 72 persen. Angka itu pun masih berada di bawah target partisipasi pemilih yang ditetapkan oleh KPU sebesar 77 persen.

"Kalau dihitung rata 72 persen. Jadi catatan dari kami ialah masih perlu didorong betul bagaimana partisipasi masyarakat bisa benar-benar maksimal sampai titik paling minim," jelas Afifudin.

Jumlah partisipasi pemilih tertinggi justru berasal dari Papua yang sempat dinilai rawan kecurangan oleh Bawaslu dengan mencapai 84 persen. Jumlah ini melampaui target Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang mematok 77 persen.

Afifuddin mengatakan, tingginya partisipasi pemilih di Papua menjadi hal menarik terlepas dari beberapa rentetan peristiwa yang terjadi saat Pilkada berlangsung di daerah tersebut.

"Tertinggi dengan beberapa catatan seperti kejadian di Papua, tertingginya di Papua 84 persen," kata Afifudin di Media Center Bawaslu, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018).

"Target KPU kalau tak salah 77 persen, kita lihat hanya Provinsi Papua yang kemudian targetnya melampaui KPU kalau dihitung per-Provinsi," tambahnya. (*)




Comments

comments


Komentar: 0