18 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

2 Pengedar Sabu Sangatta Dibekuk Polisi


2 Pengedar Sabu Sangatta Dibekuk Polisi

KLIKSANGATTA.COM - Dalam waktu sehari, Kepolisian Resort (Polres) Kutai Timur (Kutim) berhasil membekuk dua orang terduga pelaku pengedaran narkoba jenis sabu di wilayah Sangatta, Kabupaten Kutim, Senin 17 September 2018.

Kedua pelaku yang diamankan jajaran Satuan Reserse Narkoba (Reskoba) masing masing pria berinisial AR (19) warga jalan Yos Sudarso gang Reformasi, Desa Sangatta Utara ,Kecamatan Sangatta Utara, serta IR (36) warga Kelurahan Singa Geweh, Kecamatan Sangatta Selatan.

Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan melalui Kasat Reskoba Iptu Mikael Hasugian membeberkan pihaknya terlebih dahulu mengamankan pelaku AR sekitar pukul 00.30 saat sedang ingin melakukan teransaksi Narkobanya.

“Untuk pelaku AR kita amankan di jalan Yos Sudarso tepatnya di Reformasi, dari tangan pelaku kita amankan satu paket sabu dengan berat 0’42 gram,” terang Mikael.

Tidak hanya barang bukti sabu yang sempat dibuang ke jalan oleh pelaku AR untuk menghilangkan barang bukti, dari tangannya juga disita barang bukti telpon genggam yang digunakan untuk menjalankan bisnis haramnya.

Selanjutnya sekitar pukul 18.00 jajaran Sat Reskoba bekerja sama dengan Opsnal Polres Bontang mengamankan pelaku IR tepatnya di kampung tengah RT 024, Kelurahan Singa Geweh ,Kecamatan Sangatta Selatan.

Dari tangan IR disita barang bukti sabu sebanyak satu poket dengan berat 0,40 gram, disita juga alat hisap sabu (bong) ,satu unit telepon genggam ,dan beberapa pelastik klip yang digunakan untuk membungkus sabu.

“Untuk pelaku IR diamankan saat unit Opsnal Polres Kutim bersama Opsnal Polres Bontang melakukan pencarian DPO kasus penganiayaan yang diduga lari di wilayah Kutim,” ucap Mikhael.

Saat melakukan penyelidikan ditemukan pelaku IR sedang berusaha kabur dari pintu belakang rumahnya, saat dilakukan penggeledahan badan didapatkan satu poket sabu yang disimpan didalam saku kantong celana sebelah kanan milik pelaku.

“Saat dilakukan penggeledahan di rumah pelaku didapatkan juga satu alat isap, dan beberapa pelastik klip,” ringkasnya.

Kedua pelaku saat ini berada di Mapolres Kutim untuk dilakukan pemeriksaan intensif, keduanya dijerat pasal 114 ayat (1) Jo pasal 112 ayat (1) undang undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman minimal 5 tahun kurungan penjara.

Reporter : Ardhan Ahmad    Editor : Administrator



Comments

comments


Komentar: 0